Beranda › Waspada Penipuan

Cara Melaporkan Situs Palsu yang Mencatut Nama Brand 2026

Diperbarui 23 Juni 2026 · Flyingslot

Menemukan situs palsu yang memakai nama brand untuk menipu orang itu menjengkelkan. Tapi kabar baiknya, kamu bisa melakukan sesuatu. Situs semacam ini bisa dilaporkan ke beberapa pihak, dan laporan yang disertai bukti sering berujung pada penutupan situs tersebut. Berikut jalurnya, dari yang paling berpengaruh.

Kumpulkan Bukti Dulu

Sebelum melapor, siapkan bukti supaya laporanmu kuat dan cepat ditindaklanjuti. Yang berguna untuk dikumpulkan:

Kamu juga bisa memakai alat pemindai situs untuk mendokumentasikan halaman tanpa harus berinteraksi langsung dengannya. Ini lebih aman daripada mengisi apa pun di situs palsu itu.

Laporkan ke Penyedia Hosting dan Domain

Setiap situs menumpang di sebuah layanan hosting dan memakai sebuah domain. Kedua penyedia ini biasanya punya kebijakan yang melarang penipuan, dan mereka berwenang menonaktifkan situs yang melanggar.

Untuk tahu siapa penyedianya, kamu bisa memakai alat pencari informasi domain yang banyak tersedia gratis. Setelah ketahuan, cari halaman "abuse" atau "report abuse" di situs penyedia tersebut, lalu kirim laporanmu beserta bukti. Layanan yang reputasinya baik biasanya menanggapi laporan penipuan dengan serius.

Kalau situs palsu memakai layanan keamanan pihak ketiga di depannya, kamu bisa melapor juga ke penyedia layanan itu lewat halaman abuse mereka. Sertakan alamat situs dan bukti peniruannya.

Laporkan ke Google Safe Browsing

Google punya mekanisme untuk menandai situs berbahaya. Saat sebuah situs dilaporkan dan terbukti menipu, Google bisa menampilkan peringatan merah saat orang mencoba membukanya lewat Chrome atau hasil pencarian. Ini melindungi banyak calon korban sekaligus.

Cari halaman "Report Phishing Page" milik Google, masukkan alamat situs palsunya, lalu kirim. Prosesnya singkat, dan dampaknya luas karena Chrome dipakai sangat banyak orang.

Laporkan ke Otoritas di Indonesia

Untuk situs yang menyasar pengguna Indonesia, ada jalur pelaporan dalam negeri. Kementerian Komunikasi dan Digital menyediakan kanal aduan konten untuk melaporkan situs yang menipu atau melanggar. Kalau domainnya berakhiran .id, pengelola domain nasional juga bisa menerima laporan penyalahgunaan.

Laporan ke otoritas lokal berguna terutama kalau situs palsunya menyasar banyak orang di Indonesia, karena mereka punya kewenangan yang lebih luas untuk menindak.

Setelah Melapor

Penutupan situs palsu kadang butuh waktu, dan tidak semua laporan langsung berbuah. Tapi setiap laporan menambah tekanan, dan laporan dari banyak orang mempercepat prosesnya. Jadi kalau kamu menemukannya, jangan ragu melapor.

Sambil menunggu, hal paling berguna yang bisa kamu lakukan adalah memperingatkan orang lain. Beri tahu teman dan keluarga soal situs palsu itu supaya mereka tidak ikut jadi korban. Sering kali, peringatan dari mulut ke mulut bekerja lebih cepat daripada penutupan resmi.